
KAYONG UTARA – Ketua Panitia Pelaksana MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalbar, Erwin Sudrajat, mengklarifikasi pemberitaan media terkait pengalihan anggaran honorarium panitia serta biaya penjahitan seragam batik kegiatan.
Erwin menjelaskan bahwa langkah realokasi pos anggaran honorarium dilakukan berdasarkan hasil rapat evaluasi pertengahan Juli 2026. Penyesuaian ini diambil untuk menutup kekurangan dana pada sektor-sektor pelayanan utama demi kelancaran acara.
Ia menjelaskan, anggaran honorarium kepanitiaan dialihkan untuk memperkuat enam bidang vital yang masih kekurangan dana, meliputi bidang konsumsi, keamanan, transportasi/perparkiran, kesenian, kesekretariatan, serta acara dan protokoler.
Kebijakan efisiensi ini tidak mengabaikan para pekerja teknis. Petugas lapangan di seluruh bidang seperti tim kebersihan, posko kesehatan, pengarah massa, pengisi acara, hingga penjaga venue tetap menerima honorarium sesuai porsi anggaran yang tersedia.
Selain itu, Panitia memfasilitasi pengadaan bahan/kain batik untuk panitia dan undangan. Namun, biaya penjahitan tidak ditanggung panitia mengingat keterbatasan dana serta mengikuti skema pelaksanaan MTQ pada tahun-tahun sebelumnya.
Untuk itu, Langkah efisiensi ini ditegaskan sebagai komitmen panitia dalam mengutamakan kualitas penyelenggaraan MTQ XXXIV Kalbar di Kabupaten Kayong Utara agar dapat berjalan lancar dan sukses. (Red)
