
SUARA_KAYONGUTARA – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengambil langkah tegas dengan menjamin percepatan perbaikan fungsional jalan provinsi menuju Kabupaten Kayong Utara. Penegasan ini disampaikan langsung saat Gubernur berkunjung di Pantai Pulau Datok.
Diketahui, langkah ini sebagai bagian dari upaya intensif Pemerintah Provinsi menyiapkan infrastruktur menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat pada Agustus 2026.
Saat melakukan peninjauan langsung di Pantai Pulau Datok, Gubernur Ria Norsan menegaskan bahwa dua jalur utama menuju Kayong Utara sudah masuk prioritas penanganan, yakni jalur Ketapang – Sukadana dan jalur Teluk Batang – Sukadana.

Selain itu, Norsan menyebutkan kondisi jalan dari Ketapang menuju Sukadana telah jauh membaik.
“Jalur Ketapang ke Sukadana alhamdulillah sudah bagus, tinggal satu jembatan lagi yang harus diselesaikan. Insyaallah sebelum Agustus jembatan itu sudah selesai,” ujarnya.
Selain jalur Ketapang, Gubernur juga memastikan percepatan perbaikan jalan dari Teluk Batang menuju Sukadana. Jalur ini menjadi salah satu akses penting bagi tamu yang menggunakan transportasi laut.
“Jalur laut dari Teluk Batang menuju Sukadana sekarang sedang kita renovasi. Efektifnya sekitar 1,5 kilometer. Kita utamakan fungsional dulu, terutama lubang-lubang besar dan jembatan yang patah sudah dikerjakan,” jelasnya.
Norsan menegaskan bahwa pekerjaan jalan akan didorong lebih cepat pada Tahun Anggaran 2026, termasuk proses lelang yang dipercepat.
“Mudah-mudahan pengerjaannya bisa dipercepat. Kalau bisa Februari sudah ditenderkan, supaya saat Agustus minimal jalannya sudah bagus. Mungkin belum seluruhnya, tapi secara fungsional sudah bisa digunakan,” tegasnya.
Dirinya juga menyampaikan bahwa perbaikan infrastruktur menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalbar dalam mendukung Kabupaten Kayong Utara sebagai tuan rumah MTQ ke-34.
Persiapan akses darat dan laut dinilai sangat penting untuk memastikan kelancaran mobilisasi peserta, panitia, dan masyarakat dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat. (Red)
