
KAYONG UTARA – Pemerintah Kabupaten Kayong Utara terus bergerak cepat mengatasi permasalahan infrastruktur jalan di wilayahnya. Langkah konkret ini diambil dengan mengusulkan perbaikan enam ruas jalan strategis daerah agar bisa didanai melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD).
Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, setelah menggelar pertemuan dan menerima kunjungan kerja dari Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat, Chandra Syah Parmance, beserta jajarannya di Kantor Bupati, Sukadana, pada Senin (15/06).
“Kami hari ini bersama tim teknis PUPR bertemu dengan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Barat untuk mendiskusikan beberapa hal, khususnya terkait perbaikan jalan di Kabupaten Kayong Utara melalui skema Inpres Jalan Daerah yang saat ini sedang berproses,” ujar Romi.
Adapun enam jalur krusial yang diajukan oleh Pemkab Kayong Utara demi memperlancar mobilitas warga meliputi, Ruas Teluk Batang – Seponti, Ruas Melano – Perawas, Ruas Suka Maju – Banyu Abang, Ruas Tanjung Belimbing – Payak Itam, Ruas Kamboja Baru – Tanjung Satai, dan Ruas Banyu Abang – Sungai Sepeti.

Selain itu, langkah pemanfaatan skema IJD ini dinilai sebagai strategi cerdas dan solusi jitu bagi pemerintah daerah. Melalui kebijakan ini, pemerintah pusat dapat turun tangan langsung memperbaiki jalan di daerah tanpa terhambat oleh status kewenangan jalan tersebut. Diharapkan program ini menjadi angin segar untuk mempercepat pembenahan fasilitas publik di tengah keterbatasan anggaran (fiskal) daerah.
“Jadi ada 6 ruas jalan yang kita usulkan dan saat ini sedang berproses, dan mudah-mudahan di tahun 2026 ini sudah ada informasi dan realisasinya,” ucapnya.
Bupati Romi Wijaya pun berharap usulan ini dapat segera disetujui agar masyarakat bisa secepatnya menikmati akses jalan yang lebih layak dan aman.
“Ini bagian dari salah satu, ikhtiar kita semua untuk perbaikan terhadap jalan-jalan kita memang sedang rusak, berbagai skema sedang kita pikirkan dan yang paling optimal saat ini serta peluangnya sangat besar melalui skema Inpres jalan daerah,” tambahnya. (Red)
