
SUARA_KAYONGUTARA – Dalam upaya serius untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas serta profesionalitas aparatur, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara menggelar Acara Pemetaan Potensi dan Kompetensi melalui Profiling Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2025.
Diketahui, kegiatan penting ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah, Erwin Sudrajat, pada Sabtu (22/11) di SMKN 1 Sukadana, dan diikuti oleh seluruh pejabat eselon III dan IV.
Selain itu, para ASN mengikuti serangkaian asesmen untuk memetakan kemampuan, karakter, dan potensi pengembangan diri sesuai standar kompetensi jabatan. Profiling ini menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menempatkan ASN pada posisi yang tepat, merencanakan pengembangan karier, serta mendukung perencanaan kebutuhan sumber daya manusia aparatur di masa mendatang.
Dikesempatan tersebut, Sekda Erwin menyampaikan pelaksanaan profiling merupakan langkah strategis dalam mewujudkan ASN yang berintegritas, adaptif, dan responsif terhadap tuntutan pelayanan publik. Menurutnya, pemetaan potensi dan kompetensi ASN sangat penting guna memastikan bahwa setiap aparatur memiliki kapasitas sesuai kebutuhan organisasi.
“Profiling ini penting untuk memastikan setiap ASN memiliki kapasitas yang sesuai dengan kebutuhan organisasi, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan efektif dan berkualitas,” ujar Erwin.

Sekda Erwin menambahkan bahwa melalui data yang lengkap dan objektif, Pemkab Kayong Utara dapat memastikan setiap ASN ditempatkan tepat sasaran, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Untuk itu, Ia berharap kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh ASN untuk terus mengembangkan diri dan meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan amanah pelayanan kepada masyarakat.
“Mari kita jadikan profiling ASN sebagai langkah nyata menuju birokrasi yang semakin profesional, adaptif, dan inovatif,” tutupnya.
Melalui asesmen ini, ASN dipetakan berdasarkan kemampuan individu, kompetensi manajerial dan sosial kultural, literasi digital, serta preferensi pengembangan karier. Pemetaan tersebut menjadi dasar penting dalam penempatan jabatan, promosi, penyusunan strategi pengembangan karier, hingga pembinaan talenta yang berkelanjutan. (Red)
