
SUARA_KAYONGUTARA – Sebuah insiden pelayaran terjadi ketika kapal pengangkut bahan kebutuhan pokok (sembako) yang berlayar dari Ketapang menuju Desa Padang, Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara diterpa gelombang raksasa sebagai imbas dari cuaca ekstrem di perairan tersebut, pada Kamis (20/11)
Demi menjaga keseimbangan dan keselamatan kapal di tengah terjangan ombak, awak kapal mengambil tindakan drastis: sebagian muatan sembako terpaksa dilemparkan ke laut. Langkah ini krusial untuk mengembalikan stabilitas kapal agar tidak terbalik.
Kapal tersebut dilaporkan bertolak dari pelabuhan Ketapang pada dini hari, tepatnya pukul 04.00 WIB. Meskipun harus berjuang melawan kondisi laut yang sangat buruk, kapal berhasil mencapai tujuannya, Desa Padang, pada malam hari sekitar pukul 20.00 WIB.
Diketahui dalam musibah ini, seluruh kru dan penumpang dikonfirmasi selamat.
“Alhamdulillah, semua sudah tiba di tempat tujuan tadi malam dalam kondisi selamat,” terang M. Akhyar, Danpos SAR Kayong Utara, dalam keterangannya pada, Jumat (21/11).

Akhyar menambahkan bahwa saat ini, perairan Kepulauan Karimata sedang mengalami anomali cuaca yang berbahaya. Kondisi tersebut ditandai dengan kombinasi angin kencang, curah hujan tinggi, dan ketinggian gelombang yang signifikan, menjadikannya sangat berisiko tinggi bagi aktivitas pelayaran.
Ia mengimbau para nelayan, pemancing, dan ABK kapal untuk tidak memaksakan diri berangkat jika mendapati tanda-tanda cuaca buruk.
“Kami minta para ABK kapal, nelayan, dan pemancing benar-benar memperhatikan kondisi cuaca dan memastikan kapal serta peralatan keselamatan dalam keadaan siap,” tegasnya.
SAR Kayong Utara juga meminta masyarakat pesisir selalu memantau informasi perkembangan cuaca dan segera melapor jika terjadi situasi darurat di laut. (Red)
