
SUARA_KAYONGUTARA – Musibah laut menimpa dua orang pemancing asal Dusun Karya Bumi, Desa Pulau Kumbang, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, pada Kamis (20/11). Kapal jenis kato yang mereka gunakan dilaporkan karam setelah dihantam angin kencang dan ombak besar di perairan Pulau Kumbang.
Satu korban, Sumardi (35) berhasil selamat dalam insiden tersebut. Namun, rekan memancingnya, Arsyad (62) hingga berita ini diturunkan masih dalam pencarian dan diperkirakan tenggelam.
Kepala Desa Pulau Kumbang, Bapak Hamid, melaporkan kejadian ini kepada Unit Siaga SAR (USS) Kayong Utara pada pukul 11.55 WIB, yang kemudian informasi tersebut diteruskan ke Kantor SAR (Kansar) Pontianak.
Menurut Danpos Basarnas Kayong Utara, Ahyar mengatakan kronologinya kedua korban berangkat memancing sejak pagi, tepatnya pukul 08.00 WIB menuju perairan.
“Sekitar pukul 11.22 WIB, tiba-tiba datang angin yang sangat kuat disusul ombak besar. Kondisi ini membuat perahu kato yang mereka gunakan tenggelam,” katanya, pada Kamis (20/11/2025).

Korban Sumardi berhasil menyelamatkan diri dari perahu yang karam. Namun na’as bagi Arsyad. Menurut kesaksian Sumardi, Arsyad tidak mampu menyelamatkan diri dan tenggelam di lokasi kejadian.
Saat ini, menurutnya upaya pencarian terhadap korban Arsyad telah dilakukan secara mandiri oleh masyarakat setempat sejak kabar musibah diterima.
Kansar Pontianak segera merespons laporan tersebut dan langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk operasi SAR gabungan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan TNI AL, Polairud, BPBD, Potensi SAR, dan tentu saja masyarakat setempat, untuk memaksimalkan upaya pencarian,” ujarnya.
Hingga sore hari ini, korban Arsyad belum berhasil ditemukan. Tim SAR gabungan sedang menyusun strategi pencarian yang lebih terstruktur dengan harapan korban dapat segera ditemukan. (Red)
