
KAYONG UTARA – Persaingan menuju kursi panas Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kayong Utara mulai mengerucut. Syarif Rendi, sosok putra daerah yang dikenal vokal terhadap kemajuan olahraga, secara resmi mengembalikan formulir pendaftaran pada Minggu (31/5), tepat di penghujung masa penjaringan Musorkablub V.
Langkah Rendi ini menandai keseriusannya untuk membawa perubahan dalam manajemen olahraga di “Negeri Bertuah”. Dukungan dari sejumlah Pengurus Cabang Olahraga (Pengcab) menjadi modal utama bagi Rendi dalam memasuki tahapan verifikasi administrasi.
Dalam keterangannya, Syarif Rendi menekankan bahwa keputusannya maju bukan sekadar mengejar jabatan, melainkan bentuk dedikasi sebagai putra asli daerah. Ia pun memberikan apresiasi kepada jajaran panitia yang telah mengawal proses pendaftaran.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengcab yang ada di Kayong Utara dan yang telah memberikan dukungan dan mengantarkan saya hingga ke tahapan awal ini. Terima kasih juga kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP), OC, serta SC yang telah memberikan pelayanan dengan sangat baik sejak pengambilan hingga pengembalian formulir pendaftaran,” ujar Syarif Rendi.
“Saya ingin mengabdikan diri dan terjun langsung dalam kontestasi pemilihan Ketua KONI Kabupaten Kayong Utara dengan harapan dapat memperjuangkan serta mengembangkan olahraga yang ada di daerah ini.” tambahnya.
Selain itu, Rendi menyadari bahwa prestasi atlet tidak lahir dari ruang hampa, melainkan melalui ekosistem yang solid antara pemerintah dan pemangku kepentingan. Ia meyakini bahwa keterbatasan yang ada saat ini hanya bisa diatasi dengan kerja sama lintas sektor.
“Olahraga di Kabupaten Kayong Utara membutuhkan kolaborasi untuk menghasilkan prestasi. Kita harus bersama-sama mengembangkan sarana dan prasarana olahraga, sekaligus memperkuat pembinaan atlet dan pengcab yang ada,” ungkapnya.
Rendi juga secara khusus memberikan penghormatan kepada legenda tinju sekaligus Ketua KONI Kalimantan Barat, Daud Yordan, yang ia anggap sebagai mentor dan inspirator.
“Kami berharap sinergi dengan KONI Kalbar dapat terus terjalin demi mewujudkan semangat Kolaborasi untuk Prestasi,” tuturnya.
Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Musorkablub V KONI Kayong Utara, Budi Utomo, mengonfirmasi bahwa hingga penutupan pendaftaran, hanya ada dua kandidat yang mengembalikan berkas secara resmi.
“Hari ini merupakan penutupan rangkaian pendaftaran yang berlangsung sejak 22 Mei hingga 31 Mei. Sampai batas akhir penutupan, terdapat dua bakal calon yang telah mengembalikan berkas pendaftaran,” kata Budi Utomo.
“Dari tiga bakal calon yang mengambil formulir, yang sudah menyerahkan berkas ada dua orang. Satu bakal calon lainnya hingga penutupan belum mengembalikan berkas, meskipun kami sudah menghubungi yang bersangkutan untuk meminta konfirmasi.” terangnya.
Budi berharap siapapun yang terpilih nantinya mampu membawa angin segar bagi prestasi olahraga daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengcab dan bakal calon yang telah mengikuti tahapan ini. Siapapun yang nantinya terpilih, harapan kita tetap sama, yakni menjadikan olahraga sebagai prioritas utama di Kabupaten Kayong Utara,” pungkasnya. (Red)
