
KAYONG UTARA – Pemerintah Kecamatan Sukadana angkat bicara mengenai dinamika informasi di tengah masyarakat terkait pencairan dana bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Gubernur Kalimantan Barat bagi Dapur Umum Relawan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Hal tersebut untuk memberikan kejelasan transparan sekaligus menjaga iklim daerah tetap sejuk dan kondusif.
Camat Sukadana, Ismail UJ, menegaskan bahwa dana CSR senilai Rp50.000.000 dari Gubernur Kalimantan Barat melalui Bank Kalbar tersebut sebenarnya telah cair secara resmi sejak Kamis (1/10/2026) sore.
Guna meluruskan alur yang ada, Ismail merinci tahapan administrasi hingga dana tersebut dapat dicairkan. Ia menyebutkan proposal permohonan baru diterima secara resmi pada Senin (28/9/2026). Untuk itu, berbagai syarat kelengkapan administrasi langsung dipenuhi, salah satunya keabsahan struktur pengurus dapur relawan yang dilegalisasi melalui Surat Keputusan (SK) dari Pemerintah Desa Pangkalan Buton.
“Proposal resmi masuk pada hari Senin (28/9/2026). Setelah seluruh kelengkapan administrasi pencairan terpenuhi, termasuk SK Kepengurusan Dapur dari Desa Pangkalan Buton, proses diproses oleh pihak perbankan. Berdasarkan konfirmasi resmi dari Bank Kalbar, dana bantuan tersebut sudah dicairkan secara penuh pada Kamis (1/10/2026) sore,” terang Ismail UJ.
Lebih lanjut, Ismail menyampaikan bahwa alokasi bantuan CSR Rp50 juta itu dibagi untuk menopang operasional dua titik dapur relawan, yaitu di Sei Mengkuang dan Tanjung Belimbing. Anggaran ini difokuskan untuk menjamin ketersediaan logistik makanan dan minuman bagi para petugas serta warga yang berjuang padamkan api.
Memasuki fase pemulihan setelah titik api berhasil dipadamkan, Camat Sukadana pun imbau seluruh elemen masyarakat agar saling mempererat kebersamaan dan tidak menggiring isu-isu yang memicu polemik.
“Saat ini karhutla baru saja selesai dan kita sedang berada dalam masa transisi. Kami mengajak serta meminta kepada seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah dan tidak mengolah-olah informasi hingga memanaskan suasana,” tegasnya.
Kemudian, Ismail memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pemerintah provinsi dan perbankan, serta mendoakan kesehatan bagi para garda terdepan penanganan karhutla.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur Kalbar atas penyaluran bantuan CSR ini melalui Bank Kalbar. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan kekuatan, khususnya bagi para pejuang dan relawan pemadam kebakaran yang telah bersatu padu menjaga lingkungan kita,” tutup camat. (Red)
