
KAYONG UTARA – Gemuruh suara beduk yang ditabuh oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengudara di pelataran Pantai Pulau Datok pada Minggu malam (02/8). Tabuhan tersebut secara resmi membuka perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang bertuan rumah di Kabupaten Kayong Utara.
Acara pembukaan berlangsung dengan penuh kekhidmatan. Sederet figur penting turut hadir menyemarakkan malam pembukaan, mulai dari tokoh nasional asal Kalbar, Dr. H. Oesman Sapta Odang, jajaran Forkopimda, hingga para bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Kalimantan Barat.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalbar menyampaikan rasa bangga dan sukacitanya atas penyelenggaraan MTQ XXXIV ini. Menurutnya, ajang ini menjadi wadah pemersatu yang harmonis antara pemerintah, ulama, dan warga dalam mengagungkan Al-Qur’an.
“Malam ini merupakan momen yang membahagiakan dan membanggakan. Para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan unsur pemerintahan berkumpul di Sukadana dalam semangat yang sama untuk memuliakan Al-Qur’an dan membangun Kalimantan Barat yang semakin berkah,” ujar Ria Norsan.
Ria Norsan menilai, hadirnya para qari dan qariah terbaik dari berbagai pelosok daerah yang unjuk kebolehan dalam membaca, menghafal, memahami, hingga menafsirkan ayat-ayat suci menjadi bukti nyata pesatnya syiar Islam di Bumi Tambun Bunut.
“Ini mencerminkan semangat kita bersama untuk membumikan Al-Qur’an di seluruh Kalimantan Barat,” katanya.
Tak lupa, Gubernur menumpahkan apresiasinya kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, panitia pelaksana, dan seluruh pihak yang telah mencurahkan tenaga demi menyukseskan gelaran bernuansa religius ini.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Kayong Utara beserta seluruh panitia yang telah bekerja keras sehingga MTQ ini dapat terselenggara dengan baik. Semoga segala ikhtiar ini menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan bagi masyarakat Kalimantan Barat,” ungkapnya.
Di sisi lain, Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menegaskan komitmen penuh daerahnya sebagai tuan rumah. Pihaknya berjanji akan memberikan jamuan dan fasilitas terbaik bagi seluruh tamu yang datang.
“Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara bersama seluruh elemen masyarakat berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kafilah, dewan hakim, ofisial, dan tamu yang hadir,” kata Romi.
Romi menyimpan asa besar agar MTQ XXXIV ini tidak sekadar berakhir sebagai ajang kompetisi yang sukses secara teknis, melainkan juga membawa angin segar bagi perekonomian warga serta mempererat tali persaudaraan dan toleransi di Kalbar.
“Semoga MTQ XXXIV ini tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga meninggalkan manfaat yang besar bagi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kalimantan Barat yang religius, harmonis, dan semakin berkah,” ujar Romi. (Red)
