
PONTIANAK – Pemerintah Kabupaten Kayong Utara terus mematangkan kesiapan menjelang gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kunci utama kesuksesan ajang besar ini dinilai terletak pada sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, Forkopimda, lembaga keagamaan, sektor swasta, hingga seluruh lapisan masyarakat.
Kerja sama lintas sektor tersebut dipandang sebagai fondasi krusial guna melahirkan kesuksesan dari sisi penyelenggaraan, gaung syiar Islam, sekaligus dampak positif bagi ekonomi dan sosial masyarakat setempat.
Hal ini ditegaskan oleh Penjabat (Pj) Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, saat memaparkan kesiapan wilayahnya dalam agenda Ekspose Peluncuran Tema, Logo, dan Maskot MTQ ke-34. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Provinsi Kalbar dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalbar di Pendopo Gubernur Kalbar, Selasa (30/6).
“Insya Allah, dengan semangat kebersamaan, koordinasi yang baik, dan dukungan semua pihak, Kabupaten Kayong Utara siap menjadi tuan rumah yang dapat memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kafilah, dewan hakim, panitera, ofisial, tamu undangan, dan masyarakat,” ujar Bupati Romi.

Demi memastikan seluruh tahapan matang tepat waktu, Pemkab Kayong Utara bergerak cepat dengan membentuk kepanitiaan khusus. Langkah akselerasi ini mencakup pembangunan dan sterilisasi arena utama serta berbagai venue perlengkapan lomba agar memenuhi standar ketat LPTQ.
Tidak hanya itu, aspek logistik seperti penginapan, konsumsi, dan armada transportasi untuk para kafilah serta dewan hakim juga menjadi prioritas utama. Pemkab pun intens berkoordinasi secara lintas sektoral bersama TNI, Polri, instansi vertikal, dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Fasilitas pendukung lainnya seperti posko kesehatan, skema keamanan, pengelolaan kebersihan, hingga rekayasa arus lalu lintas telah dirancang sedemikian rupa demi kenyamanan mobilitas selama acara berlangsung. Sektor infrastruktur digital, publikasi media, dan protokol penyambutan tamu juga terus dioptimalkan.
“Seluruh progres persiapan terus kami monitor secara berkala agar seluruh target dapat diselesaikan tepat waktu,” tegasnya. (Red)
