
KAYONG UTARA – Anggota Komisi V DPR RI, Boyman Harun, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Kayong Utara untuk meninjau langsung sejumlah proyek pembangunan infrastruktur strategis sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.
Dalam agenda peninjauan lapangan tersebut, Boyman Harun berfokus pada beberapa isu krusial masyarakat, antara lain penanganan abrasi pantai di deretan Masjid Oesman Al-Khair, pembangunan Turab Beton Pasar di Gang Gemuruh sekaligus berdiskusi dengan para pedagang, hingga penanganan abrasi di Pantai Pulau Datok. Proyek-proyek ini dinilai vital guna memastikan seluruh program pembangunan fisik berjalan efektif dan tepat sasaran.
Kunjungan kerja ini turut didampingi oleh tim teknis dari Balai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selaku mitra kerja Komisi V DPR RI. Sinergi ini ditujukan untuk mengawal sekaligus mempercepat realisasi proyek infrastruktur di Kabupaten Kayong Utara, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar seperti fasilitas air bersih masyarakat melalui Cipta Karya dan Balai SDA.
Selain sektor infrastruktur fisik dan perairan, Boyman Harun juga menyoroti program perumahan swadaya atau bedah rumah bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya komitmen bersama dan kekompakan antara pemerintah daerah serta masyarakat untuk mengawal pembangunan daerah agar berjalan optimal tanpa kendala.
“Kita tinggal menunggu Pemerintah Daerah Kayong Utara ini membuat PDAM. Nanti Balai Cipta Karya maupun Balai SDA akan melakukan survei dan sebagainya. Memenuhi syarat, insyaallah akan dibangun.” kata Boyman Harun, Anggota Komisi V DPR RI
Terkait Pembangunan Jalan Daerah (Inpres Jalan Daerah) “Intinya setiap jalan yang akan dibangun nasional tidak ada permasalahan lahan dengan masyarakat. Artinya tidak ada hal-hal lain, mereka tetap akan laksanakan… Yang penting duitnya ada, jalan apa pun bisa kita bangun.” tambahnya. (Red)
