
KAYONG UTARA – Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini menyelimuti Pulau Maya. Bau sangit menembus permukiman dan partikel berbahaya mengancam udara segar warga. Situasi ini berdampak serius pada kesehatan masyarakat, terutama berisiko memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Kekhawatiran mendalam pun dirasakan para orang tua dan tenaga pendidik saat melihat anak-anak harus tetap berangkat sekolah di tengah kepungan udara tidak sehat.
Bergerak cepat mengatasi ancaman tersebut, Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Dusun Kecil bergandengan tangan dengan Pondasi Rumah Hijau menggelar aksi kepedulian. Tim gabungan mendatangi berbagai jenjang sekolah, mulai dari TK, SD, hingga SMP di Pulau Maya untuk mendistribusikan masker gratis. Selain membagikan alat pelindung diri, mereka juga memberikan edukasi kepada para siswa tentang pentingnya mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Aksi nyata ini menegaskan komitmen LPHD Dusun Kecil dan Pondasi Rumah Hijau yang tidak hanya fokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga tanggap terhadap keselamatan serta masa depan pendidikan anak-anak di Pulau Maya.
Ketua LPHD Dusun Kecil, Bosrah menyampaikan harapannya semoga dengan adanya pendistribusian masker ini, dapat memberikan sedikit manfaat dan perlindungan bagi anak-anak kita. Baik saat mereka sedang menuntut ilmu di sekolah maupun ketika beraktivitas di luar ruangan, semoga mereka senantiasa terjaga kesehatannya dan terhindar dari ancaman penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Bosrah pun menambahkan pesan kepada seluruh warga masyarakat. “Tak lupa kepada seluruh masyarakat yang setiap hari beraktivitas di luar rumah, agar senantiasa lebih memperhatikan dan menjaga kesehatan diri sendiri maupun keluarga,” Ungkapnya.
“Salah satu cara sederhana namun sangat penting adalah dengan disiplin memakai masker, terutama saat berada di tempat umum atau berinteraksi dengan banyak orang, demi mencegah penularan penyakit pernapasan yang dapat terjadi sewaktu-waktu,” Tambahnya. (Sans)
